Kamis, 16 Mei 2013

Jenis-jenis Kalimat

 Jenis Kalimat
            Jenis kalimat dapat ditinjau dari sudut (a) jumlah klausanya (b) bentuk sintaksisnya (c) kelengkapan unsurnya dan (d) susunan subjek dan predikatnya. Berdasarkan jumlah klausanya, kalimat dapat dibagi atas kalimat tunggal dan kalimat majemuk.
1.         Kalimat tunggal
Kalimat tunggal adalah kalimat yang terdiri atas satu klausa.Hal ini berarti bahwa konstituen untuk tiap unsur kalimat, seperti subjek dan predikat, hanyalah satu atau merupakan satu kesatuan.Dalam kalimat tunggal tentu saja mendapat semua unsur wajib yang diperlukan.Disamping itu adapula keterangan tempat, waktu dan alat.
contoh: dia akan pergi

Sabtu, 30 Maret 2013

Cinta yang tak kunjung mati

Kenapa saat dirimu telah jauh pun bayang-bayang kasih mu 
masih menghantui pikiranku

curahan hati

       

Tak pernah ku inginkan dan tak pernah ku pikirkan ternyata cinta yang ku rajut bersamanya berakhir secepat kilat. ntah aku yang terlalu ego ntah siapa, atau mungkin aku yang tak pernah bisa memahaminya seperti mereka yang pernah hadir dalam hidupnya.

Rabu, 06 Maret 2013

Perihnya Saat Terabaikan

Cinta dapat merubah hidup seseorang dari jahat menjadi baik atau bahkan kebalikan dari baik menjadi jahat. cinta mampu membuat orang bahagia dan mampu membuat orang menderita.
Ketika aku dilakonkan sebagai seorang tokoh dalam sandiwara kehidupan ini. aku mengenal seorang pria. waktu ku untuk mengenalnya cukup lama dan bahkan bisa dikatan sangat lama. Hingga akhirnya kami saling jatuh hati, dan kami pun pacaran. awal nya aku menolak karna aku takut akhir dari hubungan itu pasti aku aku akan kehilangan dia, dan lagian aku takut jika tak ada komunikasi lagi bersamanya.
namun entah kenapa aku tetap terima dirinya.

Selasa, 05 Maret 2013

MEDAN MAKNA


            Harimurti (1982) menyatakan bahwa medan makna adalah bagian dari sistem semantik bahasa yang menggambarkan bagian dari bidang kebudayaan atau realitas dalam alam semesta tertentu dan yang direalisasikan oleh seperangkat unsur leksikal yang maknanya berhubungan. Umpamanya, nama-nama warna membentuk medan makna tertentu. Begitu juga dengan nama perabot rumah tangga, istilah pelayaran, istilah olahraga, istilah perkerabatan, istilah alat pertukangan dan sebagainya.

Minggu, 03 Maret 2013

Ilmu faal, Segmental dan Suprasegmental


Ilmu Faal adalah pengetahuan tentang gejala hidup pada alat tubuh manusia (seperti alat pernapasan, peredaran darah, jasad tumbuhan dan binatang).

Segmental adalah fonem yang bisa dibagi. Contohnya, ketika kita mengucapkan “Bahasa”, maka nomina yang dibunyikan tersebut (baca: fonem), bisa dibagi menjadi tiga suku kata: ba-ha-sa. Atau dibagi menjadi lebih kecil lagi sehingga menjadi: b-a-h-a-s-a. 

Suprasegmental adalah sesuatu yang menyertai fonem tersebut yang itu bisa berupa tekanan suara (intonation), panjang-pendek (pitch), dan getaran suara yang menunjukkan emosi tertentu. Nah, kesemua yang tercakup ke dalam istilah suprasegmenal itu tidak bisa dipisahkan dari suatu fonem.